You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Keroya
Logo Desa Keroya
Keroya

Kec. Aikmel, Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat

selamat datang di website desa keroya kecamatan aikmel kabupaten lombok timur jalan. jurusan kembang kerang - mamben kode pos 83653

Gerakan Pangan Murah

rahman 21 Agustus 2025 Dibaca 414 Kali
Gerakan Pangan Murah
Gerakan Pangan Murah: Peran SPHP dalam Stabilisasi Harga Pangan di Desa Keroya dengan Beras Super Murah

 

Desa Keroya, Kecamatan Aikmel, aktif terlibat dalam Gerakan Pangan Murah (GPM), sebuah inisiatif yang bertujuan menyediakan pangan terjangkau bagi masyarakat. Dipimpin oleh Kepala Desa Fathurrahim, desa ini berupaya keras menstabilkan pasokan dan harga pangan, terutama beras, melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

 

SPHP merupakan upaya untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, seperti beras, dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Di Desa Keroya, program ini ditandai dengan tersedianya beras super murah dengan harga Rp12.000 per kilogram.

 

Fathurrahim, sebagai kepala desa, memainkan peran krusial dalam keberhasilan program ini. Ia mengawasi proses distribusi, memastikan beras sampai ke penerima manfaat, dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Desa Keroya.

 

Gerakan Pangan Murah (GPM) dan program SPHP telah memberikan manfaat yang signifikan bagi warga Desa Keroya. Harga beras yang terjangkau, terutama dengan tersedianya beras super murah seharga Rp12.000/kg, membantu meringankan beban keuangan keluarga, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Selain itu, ketersediaan pangan yang terjangkau juga membantu meningkatkan asupan gizi masyarakat.

 

Dengan kepemimpinan Fathurrahim dan partisipasi aktif masyarakat, Desa Keroya berkomitmen untuk melanjutkan Gerakan Pangan Murah dan program SPHP. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjamin ketahanan pangan di desa.
Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image